24 September 2019

Berkunjung ke Situs Gunung Padang, Jawa Barat


           Halo teman-teman, di tulisan blog yang kedua ini saya akan membahas tempat wisata Situs Gunung Padang yang terletak di Cianjur, Jawa Barat. Saya berkunjung pada 31 Oktober 2018, disini saya akan bercerita mulai dari awal memasuki tempat wisata, harga tiket, spot foto, dan hal lain yang ada disana. Oke teman-teman, langsung saja baca cerita saya dibawah ini.

LATAR BELAKANG SITUS GUNUNG PADANG


           Situs Gunung Padang merupakan situs prasejarah peninggalan kebudayaan Megalitikum di Jawa Barat. Tepatnya berada di perbatasan Dusun Gunungpadang dan Panggulan, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur. Lokasi dapat dicapai 20 kilometer dari persimpangan kota kecamatan Warungkondang, dijalan antara Kota Kabupaten Cianjur dan Sukabumi. Luas kompleks utamanya kurang lebih 900 m², terletak pada ketinggian 885 mdpl, dan areal situs ini sekitar 3 ha, menjadikannya sebagai kompleks punden berundak terbesar di Asia Tenggara.

SEBELUM MASUK GERBANG SITUS GUNUNG PADANG


           Setelah saya sampai di parkiran kendaraan di depan gerbang Situs Gunung Padang, saya memutuskan untuk makan terlebih dahulu karena saya dan teman-teman sudah merasa lapar. Disana ada beberapa warung dan penjual makanan gerobak yang menyediakan beberapa menu makanan untuk para pengunjung yang datang. Setelah sedikit bingung memilih makanan, akhirnya kita memutuskan untuk makan nasi goreng yang sangat menggoda seperti di gambar atas.

           Waktu itu udara disana terasa sejuk karena cuaca sedikit berawan dan mendung. Orang-orang sekitarnya pun terlihat ramah, membuat suasana terasa lebih damai yang di dukung dengan adanya pepohonan rindang menjulang tinggi.

TEMPAT LOKET SITUS GUNUNG PADANG


           Setelah selesai makan, kita bergegas untuk membeli tiket masuk yang tersedia di loket depan gerbang. Tiket masuk yang harus saya bayar per 31 Oktober 2018, yaitu sebagai berikut :

-Tiket Masuk : Rp5.000
-Tiket Parkir Motor : Rp3.000
-Tiket Parkir Mobil : Rp10.000

           Kemudian kita melanjutkan masuk ke dalam Situs Gunung Padang, pada awal masuk gerbang saya sempat berbincang dengan salah satu kuncen (juru kunci) mengenai Situs Gunung Padang ini. Akses menuju Situs Gunung Padang yang terletak di Kabupaten Cianjur ini semakin membaik dengan adanya perlebaran jalan menuju tempat tersebut.

PERJALANAN MENUJU SITUS GUNUNG PADANG


           Ketika kamu berkunjung ke Situs Gunung Padang, kalian akan dijelaskan oleh pengurus/kuncen disana mengenai awal ditemukanya Situs Gunung Padang tersebut. Dari info yang saya dapat dari pengurus Situs Gunung Padang, nantinya lahan parkir kendaraan akan diadakan di kebun teh yang berada sebelum Situs Gunung Padang berada.

           Kemudian pengunjung akan diantar menggunakan mobil (sejenis mobil golf yang panjang) sampai ke Situs Gunung Padang. Dan planning yang mungkin masih lama adalah diadakanya fasilitas "Kereta Gantung" di Situs Gunung Padang. Dengan alasan, menghindari dari sentuhan tangan manusia yang masih sendiri (baca: jomblo) maupun sudah mempunyai pasangan.. bercanda hehe. Demikian info yang saya dapat sesuai keterangan Pengurus/Kuncen Situs Gunung Padang.

VIEW SITUS GUNUNG PADANG


           Sesampainya di puncak pertama Situs Gunung Padang, saya merasa takjub melihat banyaknya bebatuan yang berada disini. Hal yang pertama kali terpikirkan adalah bagaimana proses manusia jaman dahulu menyusun batu-batu sampai ke atas bukit ini dan jenis batunya pun berbeda. Ketika kamu mengetuk batu tersebut, batu itu menimbulkan suara yang khas seperti tidak ada isi tetapi batu tersebut terasa berat.

           Adapun larangan-larangan yang berlaku di Situs Gunung Padang, kita tidak boleh duduk di batu tersebut, tidak boleh mencoret-coret dan masih banyak lagi peraturan-peraturan yang dibuat oleh PERDES disana. Kalian bisa mengetahui peraturanya di tiket masuk yang kamu beli, semoga Situs Gunung Padang selalu bisa dijaga dan dirawat oleh pengurus maupun pengunjung yang datang kesana.

          Mungkin itu saja yang bisa saya ceritakan berdasarkan pengalaman saya ke Situs Gunung Padang pada 31 Oktorber 2018. Semoga cerita ini bisa berkesan dan bermanfaat untuk para pembaca blog saya. Sekian, terima kasih.

16 September 2019

Menyusuri Jembatan Situ Gunung & Curug Sawer di Jawa Barat


           Halo teman-teman, perkenalkan saya Fajri. Ini tulisan blog pertama saya, yaitu tentang Jembatan Suspension Bridge dan Curug Sawer yang terletak di Sukabumi, Jawa Barat. Disini saya akan bercerita mulai dari awal memasuki tempat wisata, harga tiket, spot foto, dan hal lain yang ada disana. Oke teman-teman, langsung saja baca cerita saya dibawah ini.

LATAR BELAKANG JEMBATAN SITU GUNUNG








         
           Suspension Bridge atau Jembatan Gantung ini terletak di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Sukabumi, Jawa Barat. Jembatan yang dibangun di atas pepohonan ini panjangnya mencapai 240 meter dengan lebar 2 meter, serta dari permukaan tanah paling tinggi mencapai 161 meter. Kalian akan dimanjakan dengan adanya pemandangan pepohonan rindang ditambah dengan udara yang sejuk. Buat kalian yang belum pernah kesini, pasti akan dibuat penasaran karena jembatan situ gunung ini akan memacu adrenaline kamu, khususnya pada orang yang takut ketinggian.

HARGA TIKET MASUK JEMBATAN SITU GUNUNG

         
           Sesudah saya memasuki pintu gerbang pertama, disana ada tempat untuk parkir kendaraan, toilet serta beberapa warung untuk membeli makanan dan lain-lain. Waktu itu, saya datang sekitar jam 10.00 WIB pagi cuaca terasa sejuk dan sepi. Mungkin karena saya datang pada saat hari biasa dan belum banyak yang berkunjung kesini. Sebelum melanjutkan perjalanan, saya beristirahat sejenak untuk mempersiapkan diri sebelum menelusuri jalan ke Suspension Bridge dan Curug Sawer.

Ada 2 tiket masuk yang harus saya bayar per 31 Oktober 2018, yaitu sebagai berikut :

-Tiket Masuk Gerbang : Rp16.000/orang (Hanya sebatas kantin sampai parkir kendaraan saja).
-Tiket Masuk Wisata : Rp50.000/orang (Sudah bisa menikmati Suspension Bridge sampai Curug Sawer, termasuk dapat free teh/kopi, pisang rebus, ubi rebus, singkong rebus dan bisa refill).

PINTU MASUK JEMBATAN SITU GUNUNG


         
           Setelah beberapa menit, saya dengan teman-teman melanjutkan perjalanan ke Suspension Bridge dan Curug Sawer. Pertama saya harus membeli tiket masuk terlebih dahulu seharga Rp50.000/orang, setelah itu tap ke mesin karcis seperti di stasiun kereta. Ketika melihat itu, menurut saya sudah ada perkembangan yang baik dalam menyiapkan fasilitas ke dalam tempat wisata tersebut di tahun 2018.

           Kemudian kita berjalanan mengikuti jalan setapak yang mengarah ke suatu tempat singgah yang besar seperti shelter, awalnya saya tidak tahu tempat itu untuk apa karena posisi nya agak lebih tinggi dari jalan setapak yang saya lewati, dengan cuek saya tetap berjalan melewati tempat tersebut.

JEMBATAN SITU GUNUNG / SUSPENSION BRIDGE

         
           Tidak jauh dari shelter, akhirnya saya sampai di pintu masuk Suspension Bridge. Saya berjumpa dengan penjaga yang bertugas mempersiapkan perlengkapan kepada pengunjung. Disana saya ditawari untuk memakai alat safety yang diikat di pinggang seperti atlet panjat tebing, awalnya saya pakai tetapi pada saat di jembatan saya minta lepas karena agak repot memakai alat tersebut.

VIEW JEMBATAN SITU GUNUNG

         
           Saya sarankan untuk kalian yang mau kesini, kalau bisa datang pada weekdays saja (senin-jum'at) karena pengunjung akan lebih sepi dibanding weekend. Kalian bisa lebih bebas untuk mengambil foto di jembatannya, jika kebanyakan orang akan membuat jembatan tersebut bergoyang sehingga tidak fokus untuk mengambil foto.

           Setelah saya puas berfoto-foto di jembatan, saya melanjutkan perjalanan ke Curug Sawer. Perjalananya sedikit agak jauh tetapi terasa sebentar karena kita disuguhkan dengan keindahan pepohonan hutan sebelum sampai Curug Sawer. Kira-kira 10-15 menit dari Jembatan Situ Gunung, akhirnya saya sampai di Curug Sawer.

CURUG SAWER

         
           Sekilas info tentang Curug Sawer, air terjun ini memiliki tinggi 35 meter dan berada pada ketinggian 1025 mdpl. Sebelum sampai di Curug Sawer, kalian akan melewati jalan setapak dari Jembatan Situ Gunung ke Curug Sawer. Bagi saya udaranya terasa sejuk dan suasananya membuat hati damai, karena tidak bising seperti di kota-kota. Tempat ini cocok untuk kalian yang agak merasa stres dengan kesibukan di perkotaan. Tapi, perlu jaga hati juga untuk kalian yang masih jomblo karena banyak pasangan yang berfoto disini hehe.

VIEW CURUG SAWER



         
           Nahh seperti inilah view di Curug Sawer, saya bisa mengambil gambar dengan dekat di air terjunya. Angin disini terasa cukup kencang karena hempasan air terjun yang jatuh dari ketinggian 35 meter. Semoga untuk kalian yang belum pernah datang kesini bisa cepat mengunjungi tempat wisata yang keren satu ini di Sukabumi, Jawa Barat.

           Setelah menikmati dan berfoto-foto di Curug Sawer, saya melanjutkan perjalanan pulang melewati Jembatan Situ Gunung lagi. Perjalanan pulang terasa lebih capai karena kita harus mengikuti track yang menanjak, berbeda dengan perjalanan ke Curug Sawer dan itu membuat saya ngos-ngosan haha.

SHELTER JEMBATAN SITU GUNUNG

         
           Seperti cerita saya di awal, dengan membayar tiket wisata Rp50.000 kita akan sudah bisa menikmati Suspension Bridge sampai Curug Sawer, termasuk dapat free teh/kopi, pisang rebus, ubi rebus, singkong rebus dan bisa refill. Rasa lelah dalam perjalanan ke 2 tempat wisata tadi rasanya bisa di hilangkan dengan menikmati cemilan dan teh hangat di shelter ini.

           Mungkin itu saja yang bisa saya ceritakan berdasarkan pengalaman saya ke Jembatan Situ Gunung dan Curug Sawer pada 31 Oktober 2018. Semoga cerita ini bisa berkesan dan bermanfaat untuk para pembaca blog saya. Sekian, Terima Kasih.