16 September 2019

Menyusuri Jembatan Situ Gunung & Curug Sawer di Jawa Barat


           Halo teman-teman, perkenalkan saya Fajri. Ini tulisan blog pertama saya, yaitu tentang Jembatan Suspension Bridge dan Curug Sawer yang terletak di Sukabumi, Jawa Barat. Disini saya akan bercerita mulai dari awal memasuki tempat wisata, harga tiket, spot foto, dan hal lain yang ada disana. Oke teman-teman, langsung saja baca cerita saya dibawah ini.

LATAR BELAKANG JEMBATAN SITU GUNUNG








         
           Suspension Bridge atau Jembatan Gantung ini terletak di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Sukabumi, Jawa Barat. Jembatan yang dibangun di atas pepohonan ini panjangnya mencapai 240 meter dengan lebar 2 meter, serta dari permukaan tanah paling tinggi mencapai 161 meter. Kalian akan dimanjakan dengan adanya pemandangan pepohonan rindang ditambah dengan udara yang sejuk. Buat kalian yang belum pernah kesini, pasti akan dibuat penasaran karena jembatan situ gunung ini akan memacu adrenaline kamu, khususnya pada orang yang takut ketinggian.

HARGA TIKET MASUK JEMBATAN SITU GUNUNG

         
           Sesudah saya memasuki pintu gerbang pertama, disana ada tempat untuk parkir kendaraan, toilet serta beberapa warung untuk membeli makanan dan lain-lain. Waktu itu, saya datang sekitar jam 10.00 WIB pagi cuaca terasa sejuk dan sepi. Mungkin karena saya datang pada saat hari biasa dan belum banyak yang berkunjung kesini. Sebelum melanjutkan perjalanan, saya beristirahat sejenak untuk mempersiapkan diri sebelum menelusuri jalan ke Suspension Bridge dan Curug Sawer.

Ada 2 tiket masuk yang harus saya bayar per 31 Oktober 2018, yaitu sebagai berikut :

-Tiket Masuk Gerbang : Rp16.000/orang (Hanya sebatas kantin sampai parkir kendaraan saja).
-Tiket Masuk Wisata : Rp50.000/orang (Sudah bisa menikmati Suspension Bridge sampai Curug Sawer, termasuk dapat free teh/kopi, pisang rebus, ubi rebus, singkong rebus dan bisa refill).

PINTU MASUK JEMBATAN SITU GUNUNG


         
           Setelah beberapa menit, saya dengan teman-teman melanjutkan perjalanan ke Suspension Bridge dan Curug Sawer. Pertama saya harus membeli tiket masuk terlebih dahulu seharga Rp50.000/orang, setelah itu tap ke mesin karcis seperti di stasiun kereta. Ketika melihat itu, menurut saya sudah ada perkembangan yang baik dalam menyiapkan fasilitas ke dalam tempat wisata tersebut di tahun 2018.

           Kemudian kita berjalanan mengikuti jalan setapak yang mengarah ke suatu tempat singgah yang besar seperti shelter, awalnya saya tidak tahu tempat itu untuk apa karena posisi nya agak lebih tinggi dari jalan setapak yang saya lewati, dengan cuek saya tetap berjalan melewati tempat tersebut.

JEMBATAN SITU GUNUNG / SUSPENSION BRIDGE

         
           Tidak jauh dari shelter, akhirnya saya sampai di pintu masuk Suspension Bridge. Saya berjumpa dengan penjaga yang bertugas mempersiapkan perlengkapan kepada pengunjung. Disana saya ditawari untuk memakai alat safety yang diikat di pinggang seperti atlet panjat tebing, awalnya saya pakai tetapi pada saat di jembatan saya minta lepas karena agak repot memakai alat tersebut.

VIEW JEMBATAN SITU GUNUNG

         
           Saya sarankan untuk kalian yang mau kesini, kalau bisa datang pada weekdays saja (senin-jum'at) karena pengunjung akan lebih sepi dibanding weekend. Kalian bisa lebih bebas untuk mengambil foto di jembatannya, jika kebanyakan orang akan membuat jembatan tersebut bergoyang sehingga tidak fokus untuk mengambil foto.

           Setelah saya puas berfoto-foto di jembatan, saya melanjutkan perjalanan ke Curug Sawer. Perjalananya sedikit agak jauh tetapi terasa sebentar karena kita disuguhkan dengan keindahan pepohonan hutan sebelum sampai Curug Sawer. Kira-kira 10-15 menit dari Jembatan Situ Gunung, akhirnya saya sampai di Curug Sawer.

CURUG SAWER

         
           Sekilas info tentang Curug Sawer, air terjun ini memiliki tinggi 35 meter dan berada pada ketinggian 1025 mdpl. Sebelum sampai di Curug Sawer, kalian akan melewati jalan setapak dari Jembatan Situ Gunung ke Curug Sawer. Bagi saya udaranya terasa sejuk dan suasananya membuat hati damai, karena tidak bising seperti di kota-kota. Tempat ini cocok untuk kalian yang agak merasa stres dengan kesibukan di perkotaan. Tapi, perlu jaga hati juga untuk kalian yang masih jomblo karena banyak pasangan yang berfoto disini hehe.

VIEW CURUG SAWER



         
           Nahh seperti inilah view di Curug Sawer, saya bisa mengambil gambar dengan dekat di air terjunya. Angin disini terasa cukup kencang karena hempasan air terjun yang jatuh dari ketinggian 35 meter. Semoga untuk kalian yang belum pernah datang kesini bisa cepat mengunjungi tempat wisata yang keren satu ini di Sukabumi, Jawa Barat.

           Setelah menikmati dan berfoto-foto di Curug Sawer, saya melanjutkan perjalanan pulang melewati Jembatan Situ Gunung lagi. Perjalanan pulang terasa lebih capai karena kita harus mengikuti track yang menanjak, berbeda dengan perjalanan ke Curug Sawer dan itu membuat saya ngos-ngosan haha.

SHELTER JEMBATAN SITU GUNUNG

         
           Seperti cerita saya di awal, dengan membayar tiket wisata Rp50.000 kita akan sudah bisa menikmati Suspension Bridge sampai Curug Sawer, termasuk dapat free teh/kopi, pisang rebus, ubi rebus, singkong rebus dan bisa refill. Rasa lelah dalam perjalanan ke 2 tempat wisata tadi rasanya bisa di hilangkan dengan menikmati cemilan dan teh hangat di shelter ini.

           Mungkin itu saja yang bisa saya ceritakan berdasarkan pengalaman saya ke Jembatan Situ Gunung dan Curug Sawer pada 31 Oktober 2018. Semoga cerita ini bisa berkesan dan bermanfaat untuk para pembaca blog saya. Sekian, Terima Kasih.

2 comments:

  1. Jadi rating untuk wisata ini berapa kira kira? 1-10

    ReplyDelete
    Replies
    1. buat saya sih ratingnya sekitar 8 sudah cukup.. dilihat dari aspek fasilitas, pelayanan dan tempat wisata yang terawat.

      terima kasih sudah comment :)

      Delete